Memahami Perbedaan Moisturizer dan PelembabMoisturizerPelembabKesimpulanBagaimana Memilih Moisturizer dan Pelembab yang Tepat?Kulit BerminyakKulit Kering atau Sangat KeringKulit SensitifCara Menggunakan Moisturizer dan PelembabMoisturizerPelembabKesimpulanApa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab?1. Fungsi Utama2. Kandungan3. Jenis Kulit4. Tekstur5. Waktu Pemakaian6. Pemakaian Sebagai Primer7. Isi Kemasan8. Harga9. Tujuan Penggunaan10. Frekuensi PemakaianPerbedaan Moisturizer dan PelembabPro dan Kontra Penggunaan Moisturizer dan Pelembab Video Apa Perbedaan Moisturizer Dan PelembabShare thisRelated posts Apa bedanya moisturizer dan pelembab? Moisturizer berfungsi untuk melembapkan kulit, sedangkan pelembab berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit Apa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab? Kedua jenis produk perawatan kulit ini seringkali menjadi bahan perdebatan. Namun, tahukah kamu bahwa keduanya memiliki perbedaan yang signifikan? Mari kita bahas lebih lanjut. Pertama-tama, mari kita fokus pada pelembab. Pelembab adalah produk perawatan kulit yang digunakan untuk memberikan kelembapan pada kulit yang kering. Namun, tidak semua pelembab dapat menyediakan nutrisi yang cukup bagi kulit. Di sisi lain, moisturizer memiliki formulasi khusus yang dapat menghidrasi dan memberikan nutrisi pada kulit secara maksimal. Produk ini cocok bagi kamu yang memiliki jenis kulit kering hingga kombinasi. Jika kamu masih bingung memilih di antara kedua produk ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli kecantikan terlebih dahulu. Ingatlah, setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda sehingga kamu harus memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulitmu. Jangan sampai salah pilih produk ya, karena kulit merupakan aset berharga yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu dalam memilih produk perawatan kulit yang tepat! Memahami Perbedaan Moisturizer dan Pelembab Banyak orang yang menganggap moisturizer dan pelembab adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam fungsinya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami perbedaan antara keduanya agar bisa memilih produk yang tepat untuk kulit kita. Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan antara moisturizer dan pelembab. Moisturizer Moisturizer adalah produk perawatan kulit yang bertujuan untuk menjaga kelembaban kulit. Produk ini berfungsi untuk membantu menjaga kadar air di dalam kulit yang bisa hilang akibat paparan sinar matahari, udara kering, atau penggunaan produk pembersih yang terlalu keras. Moisturizer umumnya mengandung bahan seperti glycerin, hyaluronic acid, atau petrolatum yang mampu menarik air ke dalam kulit dan menjaganya tetap terhidrasi sepanjang waktu. Pelembab Pelembab, di sisi lain, merupakan produk yang bertujuan untuk meningkatkan kadar air di dalam kulit yang sudah kering. Produk ini biasanya mengandung bahan seperti ceramide atau lanolin yang dapat membantu mengunci kelembaban di dalam kulit dan memperbaiki lapisan pelindung kulit yang rusak. Pelembab sangat penting bagi mereka yang memiliki kulit kering atau sangat kering dan membutuhkan perawatan intensif. Kesimpulan Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam fungsinya. Keduanya memiliki tujuan yang berbeda dalam merawat kulit kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan kulit kita agar bisa mendapatkan manfaat maksimal dari perawatan kulit yang kita lakukan. Bagaimana Memilih Moisturizer dan Pelembab yang Tepat? Kulit Berminyak Jika Anda memiliki jenis kulit berminyak, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan oil-free atau non-comedogenic. Produk dengan kandungan oil-free tidak akan membuat kulit Anda semakin berminyak, sementara produk dengan kandungan non-comedogenic akan membantu mencegah timbulnya jerawat dan komedo. Kulit Kering atau Sangat Kering Jika Anda memiliki jenis kulit kering atau sangat kering, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan emollient atau humectant. Produk dengan kandungan emollient akan membantu menutrisi dan melindungi kulit, sementara produk dengan kandungan humectant akan membantu menarik air ke dalam kulit dan menjaganya tetap terhidrasi sepanjang waktu. Kulit Sensitif Jika Anda memiliki jenis kulit sensitif, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan hypoallergenic atau fragrance-free. Produk dengan kandungan hypoallergenic tidak akan menimbulkan reaksi alergi pada kulit Anda, sementara produk dengan kandungan fragrance-free tidak akan membuat kulit Anda iritasi atau gatal-gatal karena bahan pewangi. Cara Menggunakan Moisturizer dan Pelembab Moisturizer Untuk menggunakan moisturizer, oleskan produk secara merata ke seluruh wajah setelah membersihkan kulit dengan sabun atau pembersih wajah. Hindari menggosok kulit terlalu keras saat mengaplikasikan moisturizer agar tidak merusak lapisan pelindung kulit. Gunakan moisturizer setiap pagi dan malam hari untuk menjaga kelembaban kulit sepanjang waktu. Pelembab Untuk menggunakan pelembab, oleskan produk secara merata ke seluruh wajah setelah membersihkan kulit dengan sabun atau pembersih wajah. Hindari menggosok kulit terlalu keras saat mengaplikasikan pelembab agar tidak merusak lapisan pelindung kulit. Gunakan pelembab setiap pagi dan malam hari atau sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Kesimpulan Memilih moisturizer atau pelembab yang tepat dan menggunakan produk tersebut dengan benar sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit kita. Dengan memahami perbedaan antara keduanya, kita dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kita dan mendapatkan manfaat maksimal dari perawatan kulit yang kita lakukan. Meskipun fungsi utama dari moisturizer dan pelembab sama-sama untuk menjaga kelembaban kulit, keduanya memiliki perbedaan dalam cara bekerja dan kandungan yang terkandung di dalamnya. 1. Fungsi Utama Moisturizer dan pelembab sama-sama memiliki fungsi utama untuk menjaga kelembaban kulit. Namun, moisturizer lebih bertujuan untuk memberikan nutrisi khusus dan meremajakan kulit, sementara pelembab lebih fokus pada membentuk lapisan pelindung di atas kulit yang dapat membantu menjaga kelembaban. 2. Kandungan Pelembab umumnya mengandung bahan-bahan seperti oil dan petroleum yang bertujuan untuk menghaluskan dan melembutkan kulit. Sementara itu, moisturizer mengandung lebih banyak bahan aktif seperti hyaluronic acid, alpha hydroxy acids, dan retinol yang dapat menambah kelembaban, meremajakan kulit, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini. 3. Jenis Kulit Moisturizer lebih cocok untuk jenis kulit kering dan kombinasi cenderung kering, karena biasanya jenis kulit ini membutuhkan kelembaban tambahan. Sementara itu, pelembab lebih cocok untuk jenis kulit normal hingga berminyak, karena mampu menjaga kelembaban kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak. 4. Tekstur Pelembab umumnya memiliki tekstur yang lebih kental daripada moisturizer. Hal ini karena pelembab lebih fokus pada membentuk lapisan pelindung di atas kulit yang dapat membantu menjaga kelembaban. Sedangkan, tekstur moisturizer cenderung lebih ringan dan cepat menyerap. 5. Waktu Pemakaian Pelembab biasanya digunakan pada malam hari ketika kulit sedang istirahat dan mengalami regenerasi. Sedangkan, moisturizer lebih cocok digunakan pada pagi dan siang hari sebelum menggunakan makeup. 6. Pemakaian Sebagai Primer Moisturizer dapat digunakan sebagai primer sebelum menggunakan makeup, karena formulanya yang ringan dan cepat menyerap. Sementara itu, pelembab jarang digunakan sebagai primer karena teksturnya yang lebih kental dan cenderung meninggalkan rasa lengket. 7. Isi Kemasan Ukuran yang umum untuk moisturizer biasanya lebih kecil dibandingkan dengan pelembab. Hal ini karena moisturizer biasanya digunakan dalam jumlah yang lebih sedikit dan lebih sering diganti dengan produk yang baru. Sedangkan, pelembab ukurannya lebih besar dan biasanya digunakan lebih banyak untuk melapisi seluruh wajah. 8. Harga Harga moisturizer biasanya lebih mahal daripada pelembab biasa. Oleh karena itu, moisturizer cenderung digunakan oleh orang-orang yang memiliki jenis kulit kering atau kombinasi cenderung kering dan ingin memberikan tambahan nutrisi khusus untuk kulit mereka. 9. Tujuan Penggunaan Pelembab biasanya digunakan untuk menjaga kelembaban kulit pada keadaan normal. Sedangkan, moisturizer digunakan untuk mengembalikan kelembaban kulit yang hilang dan memberikan nutrisi khusus untuk perawatan kulit yang lebih intens. 10. Frekuensi Pemakaian Moisturizer dapat digunakan setiap hari untuk memberikan perlindungan kelembaban kulit. Sementara itu, pelembab dapat digunakan lebih jarang, terutama saat kulit terasa terlalu kering atau setelah mengalami paparan sinar matahari yang berlebihan. Jadi, sebelum memilih produk untuk perawatan kulit, penting untuk memperhatikan perbedaan dan kecocokan dari moisturizer dan pelembab dengan jenis kulit dan kebutuhan perawatan kita. Semoga bermanfaat! Saat membicarakan tentang perawatan kulit, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah memilih produk moisturizer atau pelembab. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu melembabkan kulit, namun sebenarnya ada perbedaan antara moisturizer dan pelembab. Perbedaan Moisturizer dan Pelembab Formula Moisturizer biasanya mengandung bahan-bahan aktif yang bertujuan untuk membantu menjaga kelembapan alami kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Sedangkan pelembab lebih fokus pada memberikan kelembapan ekstra pada kulit yang kering dan kasar. Konsistensi Moisturizer biasanya memiliki konsistensi yang lebih tebal dan berat dibandingkan pelembab. Sementara itu, pelembab memiliki konsistensi yang lebih ringan dan mudah menyerap pada kulit. Tujuan Penggunaan Moisturizer biasanya digunakan oleh orang-orang dengan kulit normal hingga kering karena membantu menjaga kelembapan alami kulit. Sedangkan pelembab lebih cocok digunakan oleh orang-orang dengan kulit sangat kering atau kasar. Pro dan Kontra Penggunaan Moisturizer dan Pelembab Moisturizer Pro membantu menjaga kelembapan alami kulit, meningkatkan produksi kolagen, membantu mengurangi garis halus dan kerutan pada wajah. Kontra jika digunakan pada kulit yang sangat kering, moisturizer mungkin tidak memberikan kelembaban yang cukup. Pelembab Pro memberikan kelembapan ekstra pada kulit yang kering dan kasar, membantu mengurangi rasa gatal atau iritasi pada kulit. Kontra jika digunakan pada kulit yang normal atau berminyak, pelembab bisa membuat kulit terasa lebih berminyak. Jadi, sebelum memilih antara moisturizer atau pelembab, penting untuk mempertimbangkan jenis kulit dan kondisi kulit Anda. Jangan lupa pula untuk selalu melakukan tes kulit terlebih dahulu sebelum mencoba produk baru. Selamat datang di akhir artikel kami tentang perbedaan moisturizer dan pelembab. Kami berharap Anda telah menikmati membaca artikel ini dan telah mendapatkan informasi yang bermanfaat. Setelah membaca artikel ini, Anda sekarang dapat membedakan antara moisturizer dan pelembab. Meskipun keduanya bertujuan untuk melembabkan kulit, moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan penting dalam komposisi dan fungsi mereka. Moisturizer lebih cocok untuk kulit yang kering dan membutuhkan perlindungan tambahan dari kerusakan lingkungan, sedangkan pelembab lebih cocok untuk kulit yang normal atau sensitif. Terakhir, jangan lupa bahwa memilih produk perawatan kulit yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Selalu periksa label produk dan pastikan Anda memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Kami harap artikel ini telah memberikan pencerahan bagi Anda dan terima kasih telah membaca! Video Apa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab Visit Video Orang-orang sering bertanya-tanya tentang Apa Perbedaan Moisturizer dan Pelembab. Berikut adalah jawaban untuk beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan Apa itu moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab adalah produk perawatan kulit yang digunakan untuk menjaga kelembaban kulit. Moisturizer lebih banyak mengandung bahan-bahan aktif, seperti antioksidan dan peptida, untuk memberikan manfaat tambahan pada kulit. Sementara itu, pelembab hanya bertujuan untuk melembabkan kulit. Apakah moisturizer sama dengan pelembab? Tidak, moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan dalam kandungan dan tujuannya. Moisturizer lebih banyak digunakan untuk memberikan manfaat tambahan pada kulit, seperti mengurangi garis halus atau mencerahkan kulit, sementara pelembab hanya bertujuan untuk memberikan kelembaban pada kulit. Kapan waktu terbaik untuk menggunakan moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab sebaiknya digunakan setelah membersihkan wajah, baik itu setelah mandi atau mencuci muka. Untuk hasil optimal, gunakan moisturizer terlebih dahulu lalu diikuti dengan pelembab. Bagaimana cara memilih moisturizer dan pelembab yang tepat untuk kulit? Pilihlah moisturizer dan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit kering, pilihlah produk yang lebih berbahan krim dan berminyak. Sedangkan jika Anda memiliki kulit berminyak, pilihlah produk yang lebih ringan dan mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat atau retinol untuk membantu mengurangi produksi minyak pada wajah. Berapa kali sehari sebaiknya menggunakan moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab sebaiknya digunakan dua kali sehari, pagi dan malam hari. Namun, jika Anda merasa kulit terlalu kering, Anda dapat menggunakan pelembab tambahan di siang hari. Dengan memahami perbedaan antara moisturizer dan pelembab, Anda dapat memilih produk yang tepat untuk kulit Anda dan menjaga kelembaban kulit sepanjang hari.Pelembabatau moisturizer merupakan suatu produk skincare yang mempunyai fokus untuk melembabkan kulit sehingga efek yang didapat adalah kulit terasa kenyal. Biasanya ingredient dari pelembab yaitu niacinamide yang berfungsi untuk memudarkan noda hitam, memudarkan bekas jerawat dan apabila dipakai secara rutin dapat mencerahkan wajah. Efek
Pelembab dan moisturizer adalah skincare yang kerap dianggap sama, padahal keduanya sama sekali berbeda lho. Perbedaan moisturizer dan pelembab ini wajib kamu ketahui sebelum membeli produk, supaya efek yang dihasilkan pada kulit bisa maksimal. Banyak perbedaan dari kedua perawatan kulit ini, baik dari segi kandungan, fungsi sampai harganya. Termasuk juga produk-produknya, yuk simak apa saja perbedaannya. Apa Itu Moisturizer? Moisturizer adalah produk perawatan yang fungsi utamanya adalah menghidrasi kulit dan juga menguncinya. Hasilnya kelembaban wajah akan tetap terjaga. Cara kerja dari moisturizer sendiri langsung ke dalam lapisan kulit, jadi setelah diaplikasikan moisturizer akan langsung meresap ke bawah kulit melalui pori-pori. Apabila kamu pemilik kulit kering, maka manfaat dari moisturizer ini akan lebih terasa. Kelembaban pun akan bertahan lebih lama di kulit. Manfaat dari moisturizer tersebut berasal dari kandungan-kandungannya. Seperti biasanya adalah bahan aktif glycerin, glycerol dan juga aneka bentuk hyaluronik acid. Ada juga yang mengandung lidah buaya, madu, PCA dan sejenisnya. Semua bahan inilah yang akan menarik molekul air di udara sehingga kulit bisa terhidrasi. Jadi jika ditanya apa bedanya pelembab dan moisturizer, kamu bisa menyebutkan dari segi fungsi dan kandungannya ini. Secara pemakaian, keduanya pun berbeda. Moisturizer pengaplikasiannya hanya saat kulit terasa kering saja. Tekstur dari moisturizer dibuat ringan sehingga cepat menyerap. Tidak heran jika kebanyakan moisturizer berbentuk gel bukan krim. Inilah perbedaan pelembab dan moisturizer dari segi bentuk atau tampilan fisik yang mudah dikenali. Apa Itu Pelembab? Setelah mengenali manfaat, kandungan sampai bentuk moisturizer sekarang giliran pelembab. Manfaat utama pelembab adalah untuk menjaga kelembaban yang sudah ada. Jadi setiap kulit sudah memiliki kelembaban dan itu akan dijaga dengan baik jika kamu mengaplikasikan pelembab. Pelembab akan mencegah timbulnya dehidrasi kulit. Cara kerjanya adalah dengan menciptakan lapisan pelindung kulit dari agresor lingkungan sekaligus mencegah supaya air dalam kulit tidak menguap lewat pori. Oleh karena itu bedanya moisturizer dan pelembab adalah pelembab tidak akan menyerap terlalu dalam melalui pori seperti halnya moisturizer. Kamu mungkin akan merasakan beberapa produk pelembab terasa membuat kulit menjadi tebal. Inilah saatnya pelembab menciptakan lapisan pelindung. Selain manfaat tersebut, pelembab juga biasanya ditambahkan fungsi lain seperti mampu mencerahkan wajah dan menyamarkan flek hitam. Termasuk juga menyamarkan kerutan. Pelembab juga dirancang untuk berbagai macam jenis kulit, misalnya supaya bisa mencegah timbulnya jerawat dan kulit memiliki kelembaban normal. Perbedaan moisturizer dan pelembab dari segi kandungan adalah pelembab menggunakan bahan yang sifatnya emolien. Sifat ini artinya menciptakan lapisan di permukaan kulit. Bahan yang termasuk emolien ini bisa berupa ceramide, minyak, butter, asam lemak dan lipid. Ada juga niacinamide dan juga vitamin C yang dapat memudarkan noda hitam. Pemakaiannya juga berbeda, pelembab digunakan pada pagi atau malam hari tergantung dengan jenisnya. Inilah bedanya pelembab dan moisturizer yang wajib diketahui. Selanjutnya kenali apa saja produk-produk moisturizer dan pelembab yang tersedia. Baca Juga 3 Jenis Pelembab Citra Kulit Normal, Kering & Berminyak Rekomendasi Produk Pelembab Lokal Sebelum membeli produk luar, lebih baik jika kamu memilih produk lokal. Banyak pelembab lokal yang kualitasnya bagus dengan harga terjangkau. Setelah tahu perbedaan moisturizer dan pelembab, tentu kamu tidak akan salah dalam membeli pelembab bukan. Berikut ini daftar produknya. Emina Bright Stuff Moisturizing Cream Image Produk pertama ini bebas dari kandungan alkohol dan sudah dilengkapi dengan kandungan sinar UV. Kebanyakan remaja selalu menggunakan pelembab Emina ini. Formula khususnya sangat cocok bagi kulit remaja Indonesia. Selain melindungi dan menjaga kelembaban, pelembab ini juga bisa mencerahkan wajah dalam waktu singkat Kandungan SPF 15 nya membuat cocok digunakan sebelum aktivitas siang. Krimnya berwarna putih yang cukup kental namun sangat ringan dan mudah diaplikasikan tanpa menyumbat pori kulit. Viva Pelembab Green Tea Jika pelembab yang satu ini ditujukan untuk jenis kulit berminyak yang mengandung green tea. Kandungannya tersebut membuatnya bekerja baik sebagai antioksidan. Kandungan air dalam kulit pun akan lebih seimbang dan produksi sebum akan diminimalisir. Ketika diaplikasikan pelembab akan lebih cepat menyerap dan membentuk pelindung. Kandungannya akan membuat kulit bertekstur lebih halus dan juga kenyal. Bahannya yang sangat minim membuat kulit akan jauh dari efek iritasi. Tidak muncul aroma yang terlalu wangi dan efeknya juga menenangkan kulit kamu. Citra Pearly White Image Pelembab merk Citra juga harus masuk hitungan karena sudah lama beredar dan banyak pula penggunanya. Citra menciptakan pelembab dengan ekstrak mutiara yang bekerja untuk mencerahkan kulit dengan sempurna. Selain itu kulit juga akan terbebas dari efek kusam dan terlindung dari paparan sinar matahari. Tekstur krimnya sangat halus dan lembut namun ketika digunakan akan terasa tebal. Mengingat terdapat kandungan bubuk mutiara maka akan ada efek mengkilap setelah kamu menggunakannya. Sayangnya kamu yang memiliki kulit sensitif sebaiknya menghindari produk ini. Citra pelembab varian ini memiliki efek untuk menyumbat pori yang bisa menimbulkan iritasi dan juga jerawat. Mustika Ratu Bengkoang Whitening Satu lagi produk lokal yang sudah cukup terkenal yaitu Mustika Ratu yang variannya ekstrak bengkoang. Pelembab ini bertujuan untuk mencerahkan kulit wajah. Semua bahannya sangat alami sehingga bisa mencerahkan kulit dengan aman. Semua bahan aktifnya aman untuk kulit wanita Indonesia. Produk Moisturizer Lokal Moisturizer juga tersedia produk-produk lokalnya. Kemasannya biasanya lebih ekslusif dan yang pasti bentuknya adalah gel. Mirip dengan pelembab, beberapa produk moisturizer lokal ada yang menambahkan fungsinya. Apa saja produknya yuk langsung saja simak. Wardah Hydra Rose Image Produk kosmetik halal Indonesia menyediakan varian moisturizer yang menggunakan kandungan bunga mawar. Gel ini bisa menghidrasi kulit pada saat pagi hari, namun ada juga variannya yang untuk malam. Keduanya merupakan produk berbeda yang bisa dibeli secara terpisah. Keunggulan dari produk ini adalah bisa digunakan untuk kulit sensitif sekalipun tanpa menimbulkan penyumbatan pori. Joylab Skin Moisture Gel Produk yang selanjutnya ada dari Joylab yang memiliki kandungan supaya kulit menjadi lebih lembab, lembut dan juga kenyal. Kandungannya sangat bagus untuk mengurangi inflamasi yang kerap terjadi pada kulit. Kamu juga bisa mencegah iritasi dengan rutin menggunakannya. Something Ceramic Skin Savior Kamu yang menggunakannya bisa memiliki kelembaban tahan sampai 18 jam. Moisturizer ini juga sangat aman digunakan bagi remaja serta ibu hamil. Kemasannya yang berbentuk jar membuatnya semakin mudah digunakan. Selain perbedaan moisturizer dan pelembab masih ada satu lagi yang sering salah dikenali yaitu cream. Apa perbedaannya simak berikut ini. Kenali Juga Beda Pelembab dan Cream Perbedaan pelembab dan cream bisa dilihat dari segi warnanya. Khusus pelembab biasanya bisa dijadikan satu dengan foundation sehingga beberapa produk memiliki tone warna. Sedangkan cream hanya memiliki satu atau dua warna saja dan kebanyakan warnanya adalah putih. Selain dari warna bisa juga dilihat dari ketahanannya. Cream biasanya bisa digunakan sebagai base make up apapun sedangkan pelembab belum tentu bisa. Perbedaan cream dan pelembab yang selanjutnya adalah soal fungsi. Pelembab kebanyakan tidak bisa menghilangkan cacat pada wajah seperti flek hitam. Biasanya produk hanya bisa menyamarkan saja. Sedangkan cream bisa memiliki kandungan khusus yang bisa untuk menyamarkan noda hitam atau bahkan tanda penuaan. Kamu bisa cek langsung apa saja fungsi melalui kemasan cream. Meskipun berbeda, baik pelembab ada juga yang dibedakan menjadi siang dan malam. Kamu sebaiknya membaca kandungan apa yang ada didalamnya serta fungsinya. Tujuannya untuk mengetahui lebih lanjut apakah produk itu pelembab, moisturizer atau cream. Karena kebanyakan produk sering menggunakan satu nama saja yang terkadang membuat kamu akan kebingungan. Sampai di sini kamu sudah tahu dong produk apa yang sebaiknya dibeli. Jangan lupa untuk menggunakannya sesuai tahapan yang benar.
kaloudah pake sunscreen boleh skip pelembab gak karena udah minyakan banget! Pertanyaan sejuta Careskin Media - MOISTURIZER DENGAN SPF DAN SUNSCREEN SAMAManfaat semua moisturizer memang melembapkan kulit, namun kamu mungkin pernah merasa bingung apa bedanya moisturizer yang jenisnya cream, gel, atau lotion? Beda jenis moisturizer, maka berbeda juga efeknya di tiap jenis kulit. Simak penjelasan bentuk pelembap atau moisturizer yang banyak beredar di pasaran dan bisa kamu gunakan pada wajah. Ini dia beda fungsi dari cream, gel dan lotion, moisturizer mana yang terbaik untuk kulit kamu. Jenis cream, gel dan lotion moisturizer, mana yang terbaik untuk kulitmu? Satu hal yang kamu wajib tahu, kamu wajib menggunakan moisturizer di pagi dan malam hari untuk mengunci semua nutrisi dan hidrasi dari semua skincare yang kamu pakai sebelumnya. Selain itu, moisturizer sangat penting digunkan untuk mengembalikan kelembapan kulit yang hilang sekaligus menjaga kondisi skin barrier. Lalu, jangan gunakan miisturizer yang mengandung SPF untuk malam hari, karena SPF yang mengendap di kulit dan terbawa tidur justru bisa menimbukka breakout dan kusam pada kulit. Sekarang, cek langsung jenis moisturizer yang paling cocok untuk kulitmu berikut ini. 1. Moisturizer gel, ringan dan lebih mudah meresap sehingga cocok untuk kulit berminyak Laneige Water Bank Gel Cream adalah salah satu rekomendasi moisturizer untuk kulit berminyak. Foto Laneige Sesuai dengan namanya, bentuk gel yang disajikan biasanya dikemas praktis dalam tube ataupun kemasan yang lebih praktis lagi. Pelembap berbentuk gel biasanya digunakan untuk kamu yang memiliki kulit cenderung berminyak. Formula khusus yang dibuat akan lebih mudah meresap ke dalam kulit wajah saat pengaplikasiannya, serta jarang menimbulkan rasa lengket yang biasanya memberi efek lebih oily atau berminyak. Gel moisturizer ini biasanya cepat meresap ke dalam lapisan kulit wajah tanpa meninggalkan bekas yang terlihat. Otomatis tidak akan terasa lengket, serta dapat memberikan efek kesejukan saat diaplikasikan pada wajah. Beberapa jenis gel moisturizer yang banyak beredar di pasaran adalah Kiehl’s, Philosophy, La Mer, Hada Labo, Chanel, hingga produk lokal yang terjangkau harganya sekalipun seperti Wardah Purifying Moisturizier Gel. 2. Moisturizer krim untuk kulit normal, kering dan sensitif The Face Shop Belif The True Cream - Moisturising Bomb. Foto The Faceshop Moisturizer berbentuk krim biasanya memiliki kandungan minyak yang lebih banyak dari moisturizer lainnya, sehingga terbilang lebih cocok digunakan untuk kamu yang memiliki kulit wajah normal ataupun cenderung kering. Namun, jangan khawatir, meskipun dengan iming-iming, “kadar minyak lebih banyak,” bukan berarti tampilan kulit wajah menjadi terlihat very oily dan malah semakin berminyak. Karena kandungan minyak berlebih yang terkandung di dalam formula moisturizer berbentuk krim ini mudah sekali untuk meresap ke dalam kulit walaupun membutuhkan waktu yang terbilang cukup lama. Bagaimana dengan kulit wajah yang cenderung sensitif? Tenang, moisturizer berbentuk krim juga bisa menjadi pilihan untuk kamu yang memiliki kulit wajah cenderung sensitif, sehingga aman ketika digunakan tanpa efek samping seperti ruam dan iritasi yang kadang suka tiba-tiba timbul. Efek setelah menggunakan pelembap berbentuk krim ini sudah pasti menjadikan kulit wajah lembap, tidak kering, lembut dan lebih kenyal. Jika kamu memiliki kulit yang cenderung kering, coba beberapa jenis produk moisturizer krim seperti The Face Shop Belif The True Cream - Moisturising Bomb, Cetaphil Moisturizing Cream, Bioaqua, CeraVe, St. Ives, Khiel’s hingga Biokos. Namun, untu kamu yang kulitnya sensitif, pastikan dulu moisturizer-nya tidak mengandung alkohol dan pewangi agar tidak memicu iritasi pada kulitmu. 3. Moisturizer lotion untuk kulit normal dan kombinasi Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15. Foto Cetaphil Meski sekilas nampak tidak jauh berbeda dengan moisturizer berbentuk krim, namun komposisi yang terkandung di dalamnya ternyata sedikit berbeda. Moisturizer lotion juga memiliki kandungan minyak, hanya saja tidak sebanyak yang terdapat pada produk moisturizer cream. Moisturizer berbentuk lotion lebih cocok digunakan untuk kamu yang memiliki kulit wajah cenderung normal ataupun kombinasi berminyak. Kandungan lotion pada setiap produk tetap mampu melembapkan dan tidak membuat kulit wajah jadi lebih berminyak. Jika kulit wajah kamu terbilang normal dan cenderung berminyak hanya di sebagian area saja kombinasi, tidak ada salahnya mencoba moisturizer berbentuk lotion ini. Selain itu pelembap berbentuk lotion ini juga tidak lengket pada kulit wajah serta cepat meresap ke dalam kulit wajah. Kamu bisa mencoba Cetaphil Daily Facial Moisturizer SPF 15, The Body Shop Aloe Shooting Moisture Lotion SPF 15 atau produk lokal Inez Moisturizing Lotion yang bisa diperoleh dengan harga cukup terjangkau. Jadi, mana yang paling pas untuk kulit kamu? Alvin Dwipayana
Selamabeberapa hari terakhir, Huda dan Wishful telah membagikan beberapa gambar madu dan meminta pengikut mereka untuk menebak seperti apa peluncurannya. Saya pikir itu mungkin masker wajah, tetapi sekarang resmi – ini adalah Pelembab Jelly Balsem Madu Harapan, yang diluncurkan hanya dalam waktu tiga jam di situs web Huda Beauty, dan
Sudah tahu belum, kalau moisturizing dan hydrating mempunyai arti yang berbeda? Di artikel ini, saya akan membahas tuntas tentang perbedaan kedua istilah ini, dan bagaimana cara memilih produk yang tepat untuk jenis kulitmu. Saat membeli produk skincare, pasti sering mendengar istilah moisturizing dan hydrating. Banyak yang masih bingung dan menganggap kalau kedua kata ini mempunyai arti yang sama. Saya sendiri juga selalu berpikir begitu. Karena dikaruniai kulit yang kering dan sering dehidrasi, prioritas utama saya saat mencari pelembap adalah moisturizer yang ada kata “rich” nya kalau bisa, “super rich” atau “ultra rich” moisturizers. Tapi, walaupun memakai moisturizer kelas berat begini, kok… Rasanya kurang ngefek di kulit saya ya? Setelah berkali-kali disappointed sama moisturizer yang dipakai, akhirnya saya baru ngeh, ternyata bukan salah produknya, tapi pemilihan produk yang salah. “Pelembap” adalah umbrella term yang sering digunakan untuk merangkum semua produk yang bersifat “hydrating” atau “moisturizing”. Sebenarnya nggak salah sih, soalnya fungsi keduanya memang untuk melembabkan kulit. Tapi, cara kerjanya sangat berbeda lho. Hydrating products adalah pelembab berjenis humectant yang dapat menyerap air ke kulit. Karena itu, fungsi utama produk hydrating adalah meningkatkan water content atau kandungan air di kulit. Makanya produk-produk ini biasanya kebanyakan water-based, atau mempunyai tekstur yang lebih cair. Untuk mengenali produk-produk yang jatuh pada kategori ini, cari saja kandungan seperti aloe vera, propylene glycol, glycerin, hyaluronic acid atau pantenol. Kalau untuk produk yang “moisturizing”, what it generally means is sealing atau “mengunci” permukaan kulit untuk mencegah kehilangan kelembapan kulit. Ini bisa dilakukan karena kandungan minyak, dimethicone atau petrolatum di dalam moisturizers yang dapat menghambat terjadinya penguapan air pada permukaan kulit. In other words, moisturizers berfungsi untuk mencegah moisture loss, bukan menambah moisture di kulit. Jadi, pantes saja moisturizer yang saya pakai selalu tidak ngefek, karena pada dasarnya kulit saya yang kurang hidrasi ini sudah tidak mempunyai cukup air sebelum “dikunci”. Foto Gothamista Youtube Jadi, produk mana yang harus digunakan? Tentunya kembali lagi ke kondisi dan kebutuhan kulit masing-masing. Kalau kamu mempunyai kulit yang kering dan dehidrasi seperti saya, both hydrating and moisturizing products are very, very important. Gunakanlah produk hydrating seperti hydrating toner atau hydrating essence terlebih dahulu untuk menambah kadar air di kulit. Lalu, baru gunakan moisturizer untuk “mengunci” kelembapan kulit. Lihat juga Recommended Hydrating Toners Untuk yang mempunyai kulit berminyak, pelembap masih nggak kalah penting lho. Tapi, produk hydrating seperti hydrating face mist saja sebenarnya sudah cukup kok. Kulit yang berminyak secara alami menghasilkan cukup dalam beberapa kasus, lebih dari cukup minyak agar air tidak meninggalkan kulit dan menyebabkan dehidrasi. Tapi, untuk berjaga-jaga, berilah extra protection pada kulit dengan moisturizer yang lebih ringan atau oil-free. Baca juga Alasan Pelembap untuk Kulit Berjerawat Wajib Dilakukan So now you must be wondering, haruskah membeli dua produk yang berbeda? Jawabannya adalah Not really. Pelembap jaman sekarang kebanyakan sudah menjanjikan both hydration and moisturization, seperti Sukin Facial Moisturizer, Neutrogena Hydro Boost Water Gel dan favorit para FD-ers, Hada Labo Gokujyun Ultimate Moisturizing Lotion. Tapi, untuk kulit yang super kering dan dehidrasi, menggunakan dua produk yang berbeda bisa bekerja dengan lebih cepat dan efektif. Dari pengalaman sendiri, humectant yang ada di dalam produk moisturizer 2-in-1 biasanya tidak cukup untuk memfasilitasi hidrasi. Nah, sekarang sudah tahu kan bedanya kedua istilah ini? Lain kali, saat membeli skincare products, jangan lupa untuk dicek dulu ya kalau produk itu hydrating atau moisturizing, or maybe a little bit of both. Happy shopping! . 70 79 216 324 478 297 499 23