Sembarimengenal dan menghafal gerakan atau jurus Tapak Suci, para kader juga dibina tentang penguatan akidah, akhlak (moralitas) dalam pergaulan, ketahanan mental, dan juga kepemimpinan. 7. Pencak Silat Cimande. Pencak silat Cimande adalah bela diri yang berkembang dari Kampung Cimande, Caringin, Kabupaten Bogor. 10 Cara Mengenal Diri Sendiri Lebih Dalam dan Manfaatnya – Grameds, mungkin pertanyaan ini pernah terlintas di benak kalian, “penting nggak sih untuk memahami atau mengenal diri sendiri?”. Jawabannya, tentu saja penting. Hal itu karena, sebelum kita ingin dikenal dan mengenal orang lain, kita harus memahami dan mengenal diri kita sendiri. Seperti yang pernah dikatakan oleh Buya Hamka bahwa “Mengenal diri sendiri jauh lebih sukar daripada ingin mengetahui kepribadian orang lain. Sebab itu, kenalilah dirimu sebelum mengenal pribadi orang lain.” Maka dari itu, mengenal diri sendiri sebenarnya salah satu aspek penting untuk menjalani hidup ini agar lebih bahagia dan terarah. Nah, Grameds tentunya penasaran kan bagaimana caranya agar kita dapat mengenal diri sendiri dan apa saja sih manfaat dari mengenal diri sendiri? Yaps, pilihan yang tepat karena artikel ini akan membahas hal tersebut. Namun, sebelum menjawab semua pertanyaan di atas, kita harus pahami terlebih dahulu pengertian dari mengenal diri sendiri melalui buku 15 Menit Mengenal Diri dibawah ini yang bukan hanya menyediakan teori, praktek tetapai juga pengalaman penulis dengan lugas dan jujur. 15 Menit Mengenal Diri Sendiri Pengertian Mengenal Diri SendiriCara Mengenal Diri Sendiri Lebih Dalam1. Ketahui dan Pahami Kelebihan dan Kelemahan2. Amati Bidang yang Dikuasai dan Kurang Dikuasai3. Bersikap Jujur pada Diri Sendiri4. Dengarkan Suara Hati5. Pusatkan Perhatian saat Menjalani Keseharian6. Belajar Mendeskripsikan Penampilan Diri Sendiri7. Sadari dan Pahami Peran dalam Kehidupan8. Meminta Orang Lain untuk Memberikan Feedback9. Tentukan Visi dan Misi Hidup10. Mengikuti Tes Kepribadian atau BerkonsultasiManfaat Mengenal Diri Sendiri1. Mudah meningkatkan kelebihan dan memperbaiki kekurangan Lebih mencintai Lebih mudah bersyukur4. Mudah mencari dan menentukan Mampu membaur dengan lingkungan Mampu menentukan pilihan dan tujuan Jadi lebih tahu potensi Lebih menghargai dan memahami perspektif orang lain terhadap diri Cara Mengenal Diri SendiriKategori Ilmu Berkaitan PsikologiArtikel Psikologi Pengertian Mengenal Diri Sendiri Mengenal diri sendiri adalah usaha seseorang untuk melihat dan memahami kelebihan serta kekurangan yang ada dalam dirinya sehingga ia mampu untuk mengendalikan segala tindakan saat berhadapan dengan orang lain atau bahkan dirinya sendiri. Mengenal diri sendiri berarti paham betul akan segala unsur dalam diri, baik itu unsur secara psikologis, fisik, moral diri, potensi hingga sosial. Pada hakikatnya, kita sebagai manusia memanglah memiliki dua entitas, yakni berkenaan dengan jasmani dan rohani. Secara jasmani, mungkin kita dapat mengetahui dan memahaminya, tetapi bagaimana secara rohani? Hal tersebut menunjukkan bahwa mengenal diri sendiri tidaklah mudah. Agar kita dapat mengenal dan memahami diri sendiri dengan sebaik-baiknya, mulailah tentukan karakter yang menjadi keistimewaan kita, kemudian lakukanlah refleksi agar memahami identitas dan pribadi kita. Untuk lebih jelasnya mengenai cara mengenal diri sendiri, baca penjelasan lengkapnya di bawah ini, yuk! Pahami, Kenali, dan Dekati Diri 1. Ketahui dan Pahami Kelebihan dan Kelemahan Penting rupanya untuk mengetahui dan memahami hal-hal yang menjadi kelebihan dan kelemahan kita. Catatlah paling tidak 5 hal yang menjadi kelebihan dan kelemahan kalian agar kalian tahu batas kemampuan diri. Mengetahui kelebihan diri juga bertujuan agar kalian lebih bersemangat dan memotivasi diri untuk terus berkembang ke arah yang baik. Lalu, mengetahui kelemahan diri bukan melulu untuk menjatuhkan diri, melainkan sebagai bahan evaluasi agar dapat keluar dari zona yang kalian anggap lemah’ itu. 2. Amati Bidang yang Dikuasai dan Kurang Dikuasai Coba untuk mulai mengamati bidang yang kita kuasai dan bidang yang kurang kita kuasai. Hal tersebut bertujuan agar kita tahu minat dan potensi diri sendiri. Perlu diingat bahwasannya jangan terlalu memaksakan kehendak untuk mampu menguasai seluruh bidang tertentu dengan tujuan agar dipuji atau dilihat’ oleh orang lain. Justru hal tersebut akan mengubah diri kalian seutuhnya. Kemudian, mengetahui bidang yang dikuasai dan kurang dikuasai juga membantu kita dalam menentukan ke mana arah tujuan hidup, serta memahami diri bahwa kita sebagai manusia memiliki keterbatasan masing-masing. 3. Bersikap Jujur pada Diri Sendiri Saat mengenal diri sendiri itu artinya kita menerima berbagai perspektif yang membentuk diri, baik itu dari segi kepribadian, identitas, maupun keberadaan kita saat ini. Cara ini setidaknya dapat membantu untuk mengetahui segala kepribadian diri, tetapi perlu digaris bawahi bahwa cara ini bukan untuk mengkritik diri sendiri. Ketika hendak mengevaluasi, amatilah dan jujur pada diri sendiri apa saja hal-hal yang membuat diri kita merasa kurang nyaman. Perasaan tersebut dapat menjadi sebuah clue kalau kita sedang menghindari sesuatu. Sah-sah saja apabila perasaan itu terjadi karena kita sebagai manusia biasa tidak harus menyukai semua hal kan? 4. Dengarkan Suara Hati Coba belajar untuk mendengarkan dan memahami suara hati. Suara hati akan menggambarkan perasaan dan keyakinan diri. Suara hati juga dapat menunjukkan sesuatu hal yang menyenangkan, bahkan menyebalkan. Dari hal tersebut pun kita juga dapat mengetahui pesan yang ingin disampaikan pada diri ataupun orang lain di sekeliling kita. Sebagai contoh, berdirilah di depan cermin dan coba deskripsikan diri kalian. Apakah hal yang kalian katakan pada diri sendiri? Apakah itu hal-hal positif atau negatif? Atau justru malah terfokus pada penampilan diri kalian? Jika terbesit pikiran negatif tentang diri kalian, hentikan sementara. Kemudian, tanyakan pada diri sendiri mengapa bisa muncul pikiran tersebut? Hal itu menunjukkan bahwa kalian sedang mengkritik diri sendiri. Sebenarnya mengkritik diri sendiri bukanlah sesuatu yang dilarang, bahkan terkadang hal tersebut dapat menunjukkan bahwa kita sedang bertahan dari pikiran yang kurang menyenangkan. Dengan kata lain, baik pikiran positif maupun negatif, menunjukkan respons atau tanggapan terhadap diri sendiri. Oleh karena itu, jika respons tersebut tidak sesuai dengan yang diharapakan, cobalah berusaha untuk bersikap dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik positif. 5. Pusatkan Perhatian saat Menjalani Keseharian Cobalah untuk memusatkan perhatian ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Pada saat itu juga, kita akan memahami apa yang sedang terjadi sehingga menyadari segala pikiran dan tindakan. Ada beberapa poin penting yang dapat dilakukan untuk memusatkan perhatian pada diri dan kehidupan yang dijalani. Usahakan untuk tidak melakukan dua kegiatan dalam satu waktu. Misalnya, hindari kegiatan makan sambil bermain gadget atau menonton televisi. Belajar untuk lebih menghargai kegiatan dan waktu yang saat itu sedang dijalani. Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran dengan mengamati sekeliling dan rasakan dengan kelima indra yang kita miliki. Misal, apa yang kita sentuh, dengar, ataupun lihat. Saat timbul rasa emosional, coba untuk tanyakan pada diri sendiri Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Apa penyebabnya? Dan bagaimana cara menanganinya? 6. Belajar Mendeskripsikan Penampilan Diri Sendiri Mencoba untuk mendeskripsikan penampilan diri, salah satu contohnya penampilan fisik kalian. Apabila deskripsi tersebut mengarah ke sisi negatif, ubahlah menjadi sesuatu hal positif yang ada pada diri. Belajarlah untuk lebih menghargai fisik kalian. Mari kita ambil contoh, jika hidung pesek membuat kalian merasa tidak percaya diri, ubah pikiran tersebut menjadi persepsi positif, misal, anggap saja hidung pesek yang kalian miliki menjadi daya tarik atau keunikan tersendiri. Dengan begitu, kalian bisa lebih menghargai apa yang kalian miliki. Tidak ada pribadi yang sempurna di dunia ini, dimana setiap orang tidak akan pernah luput dari kekurangan dan kelemahan. Untuk lebih mencintai diri sendiri, kamu dapat membaca buku Love Your Self oleh Relvantiana. 7. Sadari dan Pahami Peran dalam Kehidupan Pahamilah segala peran dalam kehidupan sehari-hari, baik itu di dalam keluarga, tempat kerja, sekolah, kampus, organisasi, maupun di ranah masyarakat. Setelah itu, jelaskan peran yang sedang kalian jalani. Misalnya, peran sebagai orang tua atau anak di dalam keluarga, peran sebagai ketua tim atau anggota di dalam organisasi, maupun peran sebagai pelajar di dalam lingkungan sekolah atau kampus. 8. Meminta Orang Lain untuk Memberikan Feedback Meminta orang lain untuk memberikan respons bukan berarti kita bergantung pada pendapat mereka, melainkan pendapat mereka akan membantu kita untuk mengetahui beberapa hal mengenai pribadi ini yang tidak kita sadari. Tanyakan pada orang terdekat, baik itu anggota keluarga, saudara, teman maupun kerabat, mengenai bagaimanakah kepribadian ataupun sifat dari diri kita berdasarkan perspektif mereka. Kalian tidak perlu khawatir, pendapat dari mereka tidak perlu ditelan mentah-mentah karena yang mereka katakan belum tentu menentukan siapa diri kita sebenarnya. 9. Tentukan Visi dan Misi Hidup Bukan hanya organisasi saja yang memiliki visi dan misi, hidup ini juga harus. Oleh karena itu, belajarlah untuk mengetahui dan menentukan apa visi serta misi kalian selama ini. Dengan mengetahui hal tersebut, itu akan menjadi langkah yang baik untuk memahami dan mengenal diri sendiri. Visi dan misi hidup merupakan suatu pandangan mengenai tujuan untuk masa mendatang yang di dalamnya mencakup impian, harapan, ataupun cita-cita. Hal itu berarti visi dan misi sebagai langkah awal untuk menentukan mau di bawa ke manakah hidup kita untuk masa yang akan datang. Adanya visi dan misi juga dipandang sebagai suatu jembatan agar goals dalam hidup ini lebih jelas dan terarah. Namun, perlu diperhatikan, dalam menjalani hidup ini tidak selalu berjalan mulus maka diperlukannya mental yang kuat dalam menghadapi hambatan ataupun ujian selama menuju ke target. Mari kita ambil contoh, apabila kalian berkeinginan untuk menjadi seorang pilot, apa yang harus kalian lakukan dan bagaimana untuk mencapainya? Ini merupakan salah satu bentuk misi di dalam hidup. Namun, di dalam proses menjadi seorang pilot, tidak melulu berjalan lancar karena pastinya ada hal-hal lain yang menjadi rintangan kalian. 10. Mengikuti Tes Kepribadian atau Berkonsultasi Manusia memiliki berbagai macam karakter. Seperti halnya, ada seseorang yang memiliki banyak minat, tetapi tidak tahu atau bahkan bingung bagaimana cara mengembangkannya, begitupun sebaliknya. Sekalinya tahu, ada saja yang menjadi hambatannya, bahkan hambatan tersebut seringkali muncul dari akal dan nurani yang mana keduanya tidak memungkinkan untuk sinkron. Maka dari itu, untuk dapat lebih mengenal dan memahami seperti apa kepribadian diri kita, salah satu dari sekian cara ialah mengikuti tes kepribadian atau bisa juga berkonsultasi ke psikolog seperti halnya melalui buku Personality Test Kenali Dirimu Sendiri dan Orang Lain. Personality Test Kenali Dirimu Sendiri dan Orang Lain Manfaat Mengenal Diri Sendiri Setelah mengetahui bagaimana cara untuk mengenal diri sendiri, kalian perlu tahu bahwa sebenarnya ada beberapa manfaat yang didapatkan dari mengenal diri sendiri, loh. Berikut penjelasan singkatnya. 1. Mudah meningkatkan kelebihan dan memperbaiki kekurangan diri. Semua manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, hanya saja tidak sedikit dari mereka yang enggan atau bahkan tidak mengetahui hal tersebut. Adapun manfaat dalam mengenal diri sendiri, salah satunya agar kita dapat meningkatkan segala kelebihan yang dimiliki dan mampu memperbaiki segala kekurangan yang ada pada diri. 2. Lebih mencintai diri. Ketika kita sudah memahami apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan diri, secara tidak langsung kita akan lebih menghargai dan mencintai diri sendiri. Secara otomatis, diri ini akan ikhlas dan legawa dalam menerima keadaan yang ada pada diri kalian. Love Your Life Love Your Self 3. Lebih mudah bersyukur Selain lebih mencintai diri, memahami diri sendiri akan meningkatkan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal tersebut terlihat dari bagaimana kita lebih menghargai dan memahami apa yang menjadi kekurangan kita, baik itu kekurangan secara psikis maupun fisik. Namun, perlu diingat bahwa Tuhan Yang Maha Esa telah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya bentuk. 4. Mudah mencari dan menentukan solusi. Tentunya kita akan lebih mudah dalam mencari dan menentukan solusi karena semua manusia pastinya akan dihadapkan dengan berbagai masalah, mulai dari masalah yang ringan sampai masalah yang rumit. Sebagai contoh, dalam menyelesaikan masalah, tentu beberapa dari kalian akan membutuhkan masukan ataupun saran dari orang terdekat. Hal tersebut mungkin akan menjadi suatu solusi dan pilihan yang tepat bagi kalian yang mempunyai masalah rumit atau bisa dikatakan tidak dapat ditangani dengan sendiri. 5. Mampu membaur dengan lingkungan sekitar. Sebagai makhluk sosial, pastinya kita akan dihadapkan oleh berbagai orang yang memiliki beragam karakter, sifat, dan kepribadian. Nah, dalam memahami orang lain, kita perlu bisa mengenal dan memahami diri sendiri terlebih dahulu. Maka dari itu, apabila kita sudah memahami diri sendiri, tentu kita akan lebih mudah memahami pribadi orang lain, terutama yang berada di lingkungan terdekat kita. 6. Mampu menentukan pilihan dan tujuan hidup. Dalam hidup ini, tentu kita dihadapkan dengan berbagai macam pilihan. Dengan kata lain, hidup adalah pilihan. Pilihan tersebut juga pastinya beragam, mulai dari pilihan dalam berkarier sampai berhubungan sosial. Misalnya, apabila kalian memiliki hobi atau bakat dalam bidang fotografi, tentunya kalian akan lebih mudah untuk menentukan pilihan dan berkarier untuk menjadi fotografer. 7. Jadi lebih tahu potensi diri. Ketika kita telah paham akan diri sendiri, maka kita akan menemukan beberapa potensi dalam diri. Dengan begitu, kita akan lebih mudah dalam meraih kesuksesan ataupun meraih target, baik itu dari segi karier maupun kehidupan. Dengan lebih mengenal diri dan potensi yang kita miliki, itu juga bisa menjadi titik awal menuju kebahagiaan hidup. Karena dengan begitu kita menjadi memahami apa yang harus kita lakukan dan tujuan hidup yang kita miliki seperti halnya dibahas dalam buku Seni Mengenal Diri Sendiri. 8. Lebih menghargai dan memahami perspektif orang lain terhadap diri kita. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, salah satu cara untuk mengenal diri sendiri adalah meminta orang lain agar memberikan feedback ataupun tanggapan terhadap diri kita. Dari situlah kita akan mengetahui apa saja perspektif orang lain terhadap diri kita. Maka hal itu akan berguna apabila terdapat pandangan negatif dari orang lain mengenai diri kita. Mengapa demikian? Karena dengan begitu, kita akan termotivasi untuk berusaha dan mengubah pandangan negatif tersebut menjadi suatu hal yang positif. Kesimpulan Cara Mengenal Diri Sendiri Perlu diingat bahwa manusia memiliki kepribadian yang beragam dan unik antara satu dengan yang lainnya. Semua perlahan akan nampak dari bagaimana caranya kita berproses dalam menjalani hidup ini. Tidak perlu berambisi menjadi seperti orang lain untuk mengetahui dan mengenal diri kita, malahan hal tersebut akan menutupi siapa diri kita sebenarnya. Selain itu, bilamana kita sudah paham dan mengenal sifat, karakter, dan kepribadian diri sendiri, akan terasa mudah pula untuk mengenal dan memahami sifat serta karakter orang lain yang ada di sekeliling. Kemudian, kita akan lebih mudah untuk berjelajah ke luar dari zona nyaman karena kita telah paham betul batas dan kemampuan diri sendiri. Itulah penjelasan mengenai bagaimana caranya mengenal dan memahami diri sendiri dan apa saja manfaatnya bagi diri. Apabila Grameds tertarik dan ingin lebih mempelajari cara untuk mengenal diri sendiri, Gramedia sebagai SahabatTanpaBatas senantiasa menghadirkan buku-buku relevan yang berkualitas, seperti di bawah ini. Enneagram Mengenal Diri Sendiri & Orang Lain Penulis Tasya Talitha Nur Aurellia ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Tandatitik sangat diperlukan agar kehidupan kita dapat berlangsung lancar dan baik. Kenali Tanda-Tanda Terkena Caffeine Withdrawal (Guepedia, 2021), Juang (YPTD, 2020), Kucing Kakak (Guepedia, 2021), Tiga Rahasia pada Suatu Malam Menjelang Pernikahan (Guepedia, 2021), Dua Jempol Kaki di Bawah Gorden (Guepedia, 2021), dan Pelajaran
Pernahkah kamu diminta untuk menjelaskan tentang dirimu dan kamu merasa kesulitan? Atau mungkin kamu pernah berselisih paham dengan orang lain mengenai dirimu? Kamu merasa dirimu A, tetapi orang lain mengatakan dirimu B. Salah satu teori psikologi bernama Johari Window bisa membantumu menyelesaikan masalah tersebut melalui mengenal diri sendiri. Tentang Teori Johari WindowTeori Johari Window merupakan salah satu teori psikologi yang digagas oleh dua orang psikolog Amerika bernama Joseph Luft dan Harrington Ingham pada tahun 1955. Model ini kemudian dipublikasikan oleh jurnal “The Western Training Labroratory in Group Development” dari University of California Los Angeles hingga akhirnya banyak digunakan oleh para akademisi di bidang Johari Window juga disebut dengan teori kesadaran diri mengenai perilaku maupun pikiran yang ada dalam diri sendiri maupun di dalam diri orang lain Osmanoğlu, 2019. Teori ini mengajari kita untuk memahami diri sendiri tidak hanya dari perspektif pribadi namun juga melibatkan pandangan orang karena itu, selain baik untuk diri sendiri, menerapkan gagasan dalam teori ini juga dapat membantu suatu kelompok dalam memahami anggotanya satu sama lain sehingga tercipta kelompok yang harmonis Chandge, 2018.Teori psikologi ini menyebutkan bahwa dalam diri seseorang terdapat 4 bagian yang disebut dengan panel jendela atau kuadran, setiap kuadran menggambarkan informasi mengenai perasaan, perilaku, pandangan, intensi, dan motivasi mengenai diri seseorang Chandge, 2018. Melalui ke-empat kuadran ini kita dapat mengetahui bagian lain dari diri kita Garagna, 2003.Empat Kuadran dalam DiriMenurut Chandge 2018, keempat kuadran dalam Johari Window memiliki area dan peran yang berbeda-beda. Sumbu horizontal menggambarkan pengetahuan individu, sedangkan sumbu vertikal menggambarkan pengetahuan kelompok. Secara lebih rinci, hal tersebut dapat dijelaskan sebagai berikutKuadran 1 atau open self adalah daerah terbuka yang menunjukkan perilaku dimana seseorang sadar dan bersedia untuk dibagikan ke orang lain. Dengan kata lain kuadran ini menunjukkan perilaku yang kita dan orang lain sama-sama 2 atau blind self adalah daerah buta yang menunjukkan sifat dan perilaku yang dimiliki seseorang namun tidak ia kenali, akan tetapi dikenal oleh orang lain. Terkadang suatu masalah atau kelemahan hanya dapat dilihat oleh orang 3 atau hidden self adalah daerah tersembunyi yang menunjukkan perilaku yang dimiliki seseorang, yang ia kenali namun tidak bersedia untuk dibagikan pada orang lain sehingga orang lain tidak 4 atau unknown self adalah daerah misteri yang menunjukkan perilaku, sifat, motivasi, serta intensi yang dimiliki seseorang namun tidak diketahui baik dirinya ataupun orang lain. Hal ini bisa jadi merupakan potensi tersembunyi dari diri seseorang yang belum Diri dengan Johari WindowLantas dari keempat kuadran tersebut bagaimana cara kita untuk meningkatkan kesadaran akan diri sendiri? Caranya ialah dengan memperluas area open self atau kuadran 1 dengan membuat orang lain tahu dan kita juga tahu. Kita bisa memulainya dengan bertanya pada diri dengan pertanyaan “Menurutku, Aku adalah orang yang seperti apa? Apa yang kira-kira orang lain lihat tentang diriku?”.Kita bisa menuliskan secara jujur mengenai pertanyaan diatas agar bisa lebih memahami diri sendiri. Selain itu, kita juga bisa memperkecil kuadran 2 atau area blind self karena di area ini kita tidak mengenali diri kita. Justru, orang lain yang lebih tahu. Hal ini tentu perlu diperbaiki karena menunjukkan bahwa kita tidak mengenal diri bagaimana cara memperkecil area blind self? Kita bisa memulainya dengan bertanya pada orang lain. Yups! Cara ini mengajari kita untuk mengenal diri secara tidak sendiri. Setiap orang dapat dikatakan memiliki blind spot masing-masing. Blind spot kita lebih mudah disadari oleh orang lain daripada diri blind spot ini bisa kita ketahui dengan bertanya pada beberapa teman dekat dengan pertanyaan “Menurutmu, aku adalah orang yang seperti apa?”. Jawaban yang disebutkan oleh teman dekat kita yang ternyata tidak ada dalam list open self, bisa jadi hal itu adalah area blind spot yang selama ini tidak kita tidak semua pendapat orang lain harus kita terima karena tidak semua pendapat orang lain tentang diri kita benar adanya. Kita bisa menyaring pendapat mana yang kira-kira relevan dan kita juga bisa membuang pendapat yang tidak relevan. Dengan begitu kita tetap dapat hidup dengan kepercayaan yang kita pegang bagaimana dengan kuadran 3 dan 4? Pada kuadran 3 biarkan keduanya tetap balance. Memang terdapat beberapa hal dalam diri yang cukup kita saja yang tahu, orang lain tidak perlu mengetahuinya. Kuadran 4 atau unknown self yang dapat dikatakan sebagai locked area,tidak perlu kita rubah lagi karena diri sendiri maupun orang lainpun tidak ada yang memahami area area ini bisa jadi akan muncul ketika terdapat moment tertentu atau hal-hal yang belum kita coba sebelumnya yang ternyata bisa kita lakukan. Oleh karena itu, untuk menemukannya kita bisa menggunakan prinsip “Mulai atau coba dulu aja”.Manfaat Mengenal Diri SendiriBanyak manfaat yang kita dapat dari mengenal diri sendiri. Menurut Osmanoglu 2019 manfaat dari mengenal diri antara lain meningkatkan subjective well being seiring dengan meningkatknya hubungan yang positif dengan orang lain. Selain itu, dengan lebih memahami kekurangan dan kelebihan diri sendiri kita dapat menjadi pribadi yang lebih percaya diri, meningkatkan resiliensi, memiliki tingkat regulasi diri yang tinggi, menjadi lebih dewasa, dan mampu mengatasi stres atau tekanan dalam berperan banyak terhadap diri sendiri, mengenal diri melalui Johari Window juga banyak digunakan oleh para trainer dalam membentuk tim yang solid dan harmonis Chandge, 2018. Dengan menggunakan teknik Johari Window, antar anggota tim dapat mengetahui dan memahami pribadi masing-masing sehingga meningkatkan efektivitas dalam komunikasi tim. Komunikasi yang lancar menjadi salah satu kunci keberhasilan suatu itu tadi cara untuk mengenal dan menemukan diri sendiri melalui Teori Johari Window. Kita bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk meningkatkan pemahaman akan diri sendiri. Yuk dicoba!ReferensiChandge, R. 2018. Johari WIndow A Useful Communication Model and Psychological Tool for Improving Understanding Between Individuals. Proceedings of International Conference on Advances in Computer Technology and Management ICACTM, 4, L. 2003. Seeing through the Johari Window improving the quality of interpersonal communication. Paper presented at PMI Global Congress 2003—EMEA, The Hague, South Holland, The Netherlands. Newtown Square, PA Project Management D. E. 2019. Expansion of the Open Area Johari Window and Group Work Directed to Enhancing the Level of Subjective Well-being. Journal of Education and Training Studies, 7, 76-85. 11 Menjadi Lebih Produktif Mulailah lebih melakukan apa saja yang "ingin" Anda lakukan dan mengurangi melakukan apa yang "seharusnya" atau "harus" Anda lakukan! Menjadi bahagia adalah kuncinya. Ketika Anda menemukan apa yang ingin anda lakukan dan mulai melakukannya, Anda akan melihat betapa level energi dan output Anda akan meningkat. Contoh:
Acuan dalam pengamalan tarekat bertumpu kepada tradisi dan akhlak nubuwah kenabian, dan mencakup secara esensial tentang jalan sufi dalam melewati maqomat dan ahwal tertentu. Setelah ia tersucikan jasmaniahnya, kemudian melangkah kepada aktivitas aktivitas, yang meliputi Pertama, tazkiyah an-nafs atau pensucian jiwa, artinya mensucikan diri dari berbagai kecenderungan buruk, tercela, dan hewani serta menghiasinya dengan sifat sifat terpuji dan malakuti. Kedua, tashfiyah al-qalb, pensucian kalbu. Ini berarti menghapus dari hati kecintaan akan kenikmatan duniawi yang sifatnya sementara dan kekhawatirannya atas kesedihan, serta memantapkan dalam tempatnya kecintaan kepada Allah semata. Ketiga, takhalliyah as-Sirr atau pengosongan jiwa dari segenap pikiran yang bakal mengalihkan perhatian dari dzikir atau ingat kepada Allah. Keempat, tajalliyah ar-Ruh atau pencerahan ruh, berarti mengisi ruh dengan cahaya Allah dan gelora cintanya. - Qasrun = Merupakan unsur jasmaniah, berarti istana yang menunjukan betapa keunikan struktur tubuh manusia. - Sadrun = Latifah al-nafs sebagai unsur jiwa - Qalbun = Latifah al-qalb sebagai unsur rohaniah - Fuadun = Latifah al-ruh Unsur rohaniah - Syagafun = Latifah al-sirr unsur rohaniah - Lubbun = Latifah al-khafi unsur rohaniah - Sirrun = Latifah al-akhfa unsur rohaniah Hal ini relevan dengan firman Allah SWT dalam hadist qudsi بَنَيْتُ فِى جَوْفِ اِبْنِ آدَمَ قَصْرًا وَفِى الْقَصْرِ صَدْرً وَفِى الصَّدْرِ قَلْبًا وَفِى الْقَلْبِ فُؤَادً وَفِى الْفُؤَادِ شَغَافًا وَفِى الشَّغَافِ لَبًّا وَفِى لَبٍّ سِرًّا وَفِى السِّرِّ أَنَا الحديث القدسى "Aku jadikan pada tubuh anak Adam manusia itu qasrun istana, di situ ada sadrun dada, di dalam dada itu ada qalbu tempat bolak balik ingatan, di dalamnya ada lagi fu'ad jujur ingatannya, di dalamnya pula ada syagaf kerinduan, di dalamnya lagi ada lubbun merasa terialu rindu, dan di dalam lubbun ada sirrun mesra, sedangkan di dalam sirrun ada "Aku". Ahmad al-Shirhindi dalam Kharisudin memaknai hadist qudsi di atas melalui sistem interiorisasi dalam diri manusia yang strukturnya yang dapat diperhatikan dalam gambaran di atas. Pada dasarnya lathifah-lathifah tersebut berasal dari alam amri perintah Allah "Kun fayakun", yang artinya, "jadi maka jadilah" QS 36 82 merupakan al-ruh yang bersifat immaterial. Semua yang berasal dari alam al-khalqi alam ciptaan bersifat material. Karena qudrat dan iradat Allah ketika Allah telah menjadikan badan jasmaniah manusia, selanjutnya Allah menitipkan kelima lathifah tersebut ke dalam badan jasmani manusia dengan keterikatan yang sangat kuat. Lathifah-lathifah itulah yang mengendalikan kehidupan batiniah seseorang, maka tempatnya ada di dalam badan manusia. Lathifah ini pada tahapan selanjutnya merupakan istilah praktis yang berkonotasi tempat. Umpamanya - Lathifah al-nafsi sebagai tempatnya al-nafsu al-ammarah. - Lathifah al-qalbi sebagai tempatnya al-nafsu al-lawwamah. - Lathifah al-Ruhi sebagai tempatnya al-nafsu al-mulhimmah, dan seterusnya. Dengan kata lain bertempatnya lathifah yang bersifat immaterial ke dalam badan jasmani manusia adalah sepenuhnya karena kuasa Allah. Lathifah sebagai kendaraan media bagi ruh bereksistensi dalam diri manusia yang bersifat barzakhiyah keadaan antara kehidupan jasmaniah dan rohaniah. Pada hakekatnya penciptaan ruh manusia lima lathifah, tidak melalui sistem evolusi. Ruh ditiupkan oleh Allah ke dalam jasad manusia melalui proses. Ketika jasad Nabi Adam telah tercipta dengan sempurna, maka Allah memerintahkan ruh Nya untuk memasuki jasad Nabi Adam Maka dengan enggan ia menerima perintah tersebut. Ruh memasuki jasad dengan berat hati karena harus masuk ke tempat yang gelap. Akhirnya ruh mendapat sabda Allah "Jika seandainya kamu mau masuk dengan senang, maka kamu nanti juga akan keluar dengan mudah dan senang, tetapi bila kamu masuk dengan paksa, maka kamupun akan keluar dengan terpaksa". Ruh memasuki melalui ubun-ubun, kemudian turun sampai ke batas mata, selanjutnya sampai ke hidung, mulut, dan seterusnya sampai ke ujung jari kaki. Setiap anggota tubuh Adam yang dilalui ruh menjadi hidup, bergerak, berucap, bersin dan memuji Allah. Dari proses inilah muncul sejarah mistis tentang karakter manusia, sejarah salat takbir, ruku dan sujud, dan tentang struktur ruhaniah manusia ruh, jiwa dan raga. Bahkan dalam al Qur'an tergambarkan ketika ruh sampai ke lutut, maka Adam sudah tergesa gesa ingin berdiri. Sebagaimana firman Allah "Manusia tercipta dalam ketergesa-gesaan" Pada proses penciptaan anak Adam pun juga demikian, proses bersatunya ruh ke dalam badan melalui tahapan. Ketika sperma berhasil bersatu dengan ovum dalam rahim seorang ibu, maka terjadilah zygot sel calon janin yang diploid . Ketika itulah Allah meniupkan sebagian ruhnya QS 23 9, yaitu ruh al-hayat. Pada tahapan selanjutnya Allah menambahkan ruhnya, yaitu ruh al-hayawan, maka jadilah ia potensi untuk bergerak dan berkembang, serta tumbuh yang memang sudah ada bersama dengan masuknya ruh al-hayat. Sedangkan tahapan selanjutnya adalah peniupan ruh yang terakhir, yaitu ketika proses penciptaan fisik manusia telah sempurna bahkan mungkin setelah lahir. Allah meniupkan ruh al-insan haqiqat Muhammadiyah. Maka dengan ini, manusia dapat merasa dan berpikir. Sehingga layak menerima taklif syari' kewajiban syari'at dari Allah dan menjadi khalifah Nya. Itulah tiga jenis ruh dan nafs yang ada dalam diri manusia, sebagai potensi yang menjadi sudut pandang dari fokus pembahasan lathifah kesadaran. Lima lathifah yang ada di dalam diri manusia itu adalah tingkatan kelembutan kesadaran manusia. Sehingga yang dibahas bukan hakikatnya, karena hakikat adalah urusan Tuhan QS 17 85, tetapi aktivitas dan karakteristiknya. Lathifah al-qalb, bukan qalb jantung jasmaniah itu sendiri, tetapi suatu lathifah kelembutan, atau kesadaran yang bersifat rubbaniyah ketuhanan dan ruhaniah. Walaupun demikian, ia berada dalam qalb jantung manusia sebagai media bereksistensi. Menurut Al Ghazali, di dalam jantung itulah memancarnya ruh manusia itu. Lathifah inilah hakikatnya manusia. Ialah yang mengetahui, dia yang bertanggung jawab, dia yang akan disiksa dan diberi pahala. Lathifah ini pula yang dimaksudkan sabda Nabi "Sesungguhnya Allah tidak akan memandang rupa dan hartamu, tetapi ia memandang hatimu". Lathifah al-qalb bereksistensi di dalam jantung jasmani manusia, maka jantung fisik manusia ibaratnya sebagai pusat gelombang, sedangkan letak di bawah susu kiri jarak dua jari yang dinyatakan sebagai letaknya lathifah al-qalb adalah ibarat "channelnya". Jika seseorang ingin berhubungan dengan lathifah ini, maka ia harus berkonsentrasi pada tempat ini. Lathifah ini memiliki nur berwarna kuning yang tak terhinggakan di luar kemampuan indera fisik. Demikian juga dengan Lathifah al-ruh, dia bukan ruh atau hakikat ruh itu sendiri. Tetapi lathifah al-ruh adalah suatu identitas yang lebih dalam dari lathifah al-qalb. Dia tidak dapat diketahui hakikatnya, tetapi dapat dirasakan adanya, dan diketahui gejala dan karakteristiknya. Lathifah ini terletak di bawah susu kanan jarak dua jari dan condong ke arah kanan. Warna cahayanya merah yang tak terhinggakan. Selain tempatnya sifat-sifat yang baik, dalam lathifah ini bersemayam sifat bahimiyah atau sifat binatang jinak. Dengan lathifah ini pula seorang salik akan merasakan fana al-sifat hanya sifat Allah saja yang kekal, dan tampak pada pandangan batiniah. Lathifah al-sirri merupakan lathifah yang paling dalam, terutama bagi para sufi besar terdahulu yang kebanyakan hanya menginformasikan tentang tiga lathifah manusia, yaitu qalb, ruh dan sirr. Sufi yang pertama kali mengungkap sistem interiorisasi lathifah manusia adalah Amir Ibn Usman Al Makki w. 904 M, yang menurutnya manusia terdiri dari empat lapisan kesadaran, yaitu raga, qalbu, ruh dan sirr. Dalam temuan Imam al Robbani al Mujaddid, lathifah ini belum merupakan latifiah yang terdalam. Ia masih berada di tengah tengah lathifah al ruhaniyat manusia. Tampaknya inilah sebabnya sehingga al Mujaddid dapat merasakan pengalaman spiritual yang lebih tinggi dari para sufi sebelumnya, seperti Abu Yazid al Bustami, al-Hallaj 309 H, dan Ibnu Arabi 637 H. Setelah ia mengalami "ittihad" dengan Tuhan, ia masih mengalami berbagai pengalaman ruhaniah, sehingga pada tataran tertinggi manusia ia merasakan sepenuhnya, bahwa abid dan ma'bud adalah berbeda, manusia adalah hamba, sedangkan Allah adalah Tuhan. Hal yang diketahui dari lathifah ini adalah, ia memiliki nur yang berwarna putih berkilauan. Terletak di atas susu kiri jarak sekitar dua jari, berhubungan dengan hati jasmaniah hepar. Selain lathifah ini merupakan manifestasi sifat-sifat yang baik, ia juga merupakan sarangnya sifat sabbu'iyyah atau sifat binatang buas. Dengan lathifah ini seseorang salik akan dapat merasakan fana' fi al-dzat, dzat Allah saja yang tampak dalam pandangan batinnya. Lathifah al-khafi adalah lathifah al-robbaniah al-ruhaniah yang terletak lebih dalam dari lathifah al-sirri. Penggunaan istilah ini mengacu kepada hadis Nabi "Sebaik-baik dzikir adalah khafi dan sebaik baik rizki adalah yang mencukupi". Hakikatnya merupakan rahasia Ilahiyah. Tetapi bagi para sufi, keberadaanya merupakan kenyataan yang tidak dapat dipungkiri. Cahayanya berwarna hitam, letaknya berada di atas susu sebelah kanan jarak dua jari condong ke kanan, berhubungan dengan limpa jasmani. Selain sebagai realitas dari nafsu yang baik, dalam lathifah ini bersemayam sifat syaithoniyyah seperti hasad, kibir takabbur, sombong, khianat dan serakah. Lathifah yang paling lembut dan paling dalam adalah Lathifah al-akhfa. Tempatnya berada di tengah-tengah dada dan berhubungan dengan empedu jasmaniah manusia. Lathifah ini memiliki nur cahaya berwarna hijau yang tak terhinggakan. Dalam lathifah ini seseorang salik akan dapat merasakan'isyq kerinduan yang mendalam kepada Nabi Muhammad sehingga sering sering ruhaniah Nabi datang mengunjungi. Relevan dengan pendapat al-Qusyairi yang menegaskan tentang tiga alat dalam tubuh manusia dalam upaya kontemplasi, yaitu 1. Pertama, qalb yang berfungsi untuk mengetahui sifat-sifat Allah. 2. Kedua, ruh berfungsi untuk mencintai Allah, dan 3. Ketiga, sirr berfungsi untuk melihat Allah. Dengan demikian proses ma'rifat kepada Allah menurut al Qusyairi dapat digambarkan sebagai berikut dibawah ini. Aktivitas spiritual itu mengalir di dalam kerangka makna dan fungsi rahmatan lil 'alamin; Tradisi kenabian pada hakekatnya tidak lepas dari mission sacred, misi yang suci tentang kemanusiaan dan kealam semestaan untuk merefleksikan asma Allah.
Tekantombol lingkaran dan bawah untuk ps4 atau Ben Xbox, untuk berbelok 180 derajat untuk melarikan diri dari musuh. Anda dapat memuat ulang saat berlari, yang berguna dalam pertarungan bos. Anda dapat menembakkan peluncur granat tanpa takut rusak atau memasang bom jarak jauh di dekatnya jika perlu. Panduan Resident Evil 7: Piala I'll admit it I'm a terrible secret keeper. Nothing makes me feel as high and mighty as being on the receiving end of a juicy secret So-and-so got fired, this couple eloped, that friend is having a surprise party thrown in their honor. Someone decided I was worthy enough to be entrusted with information so few people know. Drunk with power, I feel the unavoidable itch to tell the confidential matter with anyone who will listen. Even though I’ve sworn to keep the information classified, I undoubtedly spill the studies have noted the psychological toll of keeping secrets we perceive physical tasks as being more difficult when we carry a secret, and even thinking about a secret has been shown to negatively impact our wellbeing. Other research has shown that revealing secrets can help us find closure and determine how the stories we were hiding like a major health diagnosis or a traumatic experience impacted our lives. But is it ever OK to share a secret?Determine your motives for sharingFirst, think about why you’re dying to share this secret. “We don't want to be alone with [secrets],” Michael Slepian, a professor of leadership and ethics at Columbia Business School, who studies the psychology of secrets, said. “I think it’s for the same reason that people don’t like being lonely, period To be alone with your thoughts is a way of being alone. If you feel like, I don’t want to be alone with these thoughts I’m having about this thing, that’s going to make it more likely that you're going to tell someone about it.”I know that as soon as someone specifically instructs me not to tell another soul about their secret, I can’t stop thinking about it; I often simply want to talk to another person about it to get their insight or even debate. In which case, it’s fine to tell a trusted confidant, Slepian said. “That’s why people will reveal secrets when they shouldn't, because they want that help [and advice on what to do]. They want to chat about it,” he said. “Just a quick conversation about something can go a really long way to help you feel OK with this thing or capable [of] handling it.”Find an impartial audienceSlepian said people shouldn’t share entrusted info with anyone if they or anyone involved with the situation could lose their job or get in legal trouble as a result. If not, “I think talking to someone totally removed from the situation is the right way to go,” he Walfish, a Beverly Hills psychotherapist and author of The Self-Aware Parent, recommended telling a close family member, partner, or friend who has less invested in the person or secret you’re sharing. An even better option? Venting to a therapist, counselor, a religious leader. “Therapists are one step removed and they have less passion about the topic than you do. They’re more used to holding this type of information,” Walfish said, noting even therapists even confide in other licensed Shah, professor and executive vice chair of psychiatry at Baylor College of Medicine, said to choose a confidant who won’t judge the people involved in the secret. An unbiased secret receiver who doesn’t know either party directly and who has no personal experience with a similar situation is best. Another worthy candidate, he said, is a long-distance friend, to whom you can spill all the pertinent details— someone told you they’re having an affair—but change any names and your relationship to them. “You have shared it but the consequence is minimal because that person doesn’t know anyone here,” Shah said. And always be explicit about whether the recipient should keep this information to themselves, all else fails, telling a stranger—like a bartender, hair stylist, or barista—with no relation to the secret can help you dish without worry. Because, as you’re probably well aware, you can’t fully trust your friends to keep your secrets. “You share a secret with one person and you tell them not to share with anybody else,” Shah said. “You know what happens? They share with 10 more people.”A 2015 study seems to support humans’ affinity for sharing with strangers, finding that 45 percent of survey respondents confided in people they weren't close with. In fact, the popular secret-sharing community PostSecret, in which people anonymously mail their secrets written on a postcard, was founded on the idea of sharing without consequence. Reddit forums devoted to confessions provide other avenues to sharing secrets—though experts wouldn’t recommend putting anyone’s dirty laundry on the waiting it outAlso consider waiting a few days—or even just a few hours—to see if you still feel the itch to gossip after the initial excitement has worn away. Divorce attorney Gabrielle Hartley, the co-author of Better Apart The Radically Positive Way To Separate, said she has found this useful in her career in the small community of Northampton, Massachusetts, where she lives and works. “I run into people at the grocery store, at the gym at the yoga class, on Halloween—you just cannot share anything,” she said. “In fact, within the context of a small town practitioner, you realize how it would adversely impact not only your life but your kids’ life, never mind the responsibility with your profession.” Earlier in her career, when she had the urge to fill her husband in on incendiary information about new friends he’d wanted to invite over for dinner whom she already knew through the context of her job, she’d say “I’m not sure that family is my cup of tea.” Then, maybe years later, she’d tell him a vague story without any context to tie back to the person. “It’s not that interesting after a while,” Hartley aware of the consequencesUltimately, when it comes to secrets, imagining a best-case scenario and a worst-case scenario is imperative. What would you say to the friend who told you the secret if they found out you shared it? Does the relief of unburdening yourself of the news of, say, your cousin’s financial woes outweigh that risk? Is there any risk attached to not sharing it? And sometimes, the best-case scenario looks like instructing your friends not to tell you secrets in the first place. “If you know that you are the kind of person who cannot keep a secret,” Walfish said, “it’s incumbent upon you to share that with the other person.”Sign up for our newsletter to get the best of VICE delivered to your inbox Allie Volpe on Twitter .
Pemahamandiri (mengenal diri) 1. Kuadran 1 Jendela Terbuka. Jendela terbuka menunjukkan perilaku dimana seseorang sadar akan dirinya dan orang lain juga memahaminya. Dengan kata lain kuadran ini menunjukkan perilaku yang kita dan orang lain sama-sama ketahui. Misalnya keadaan fisik, status, asal daerah, dan lain-lain. 2. Kuadran 2 Jendela Buta.
Sebagai manusia kita terkadang melakukan kesalahan baik disengaja maupun tidak. Oleh karena itu sikap tahu diri perlu ditanamkan sejak masa identifikasi diri, tepatnya pada masa usia sekolah. Ada cara tertentu untuk menunjukkan rasa tahu diri kita tanpa harus merendahkan tidak ada yang lepas dari kritik, termasuk orang yang memberi kritik. Bisa jadi saat ini kitalah orang yang paling sering mengkritik namun di suatu saat nanti diberi masukkan oleh orang lain. Terima saja ya!Tidak menghakimi saat menemukan kesalahanKebanyakan orang mudah menghakimi saat menemukan kesalahan yang memang dilakukan oleh kita sendiri. Tetapi, sadarilah jika kamu mendapati temanmu yang salah sementara kamu memilih bersikap biasa saja itu sudah sangat menenangkan. Bisa jadi nanti kamu yang berbuat yang baik atau diamHampir sama seperti poin sebelumnya, tetapi perilaku ini harus dapat kita terapkan kapan saja dan di mana saja. Kita tidak pernah tahu kalimat mana yang membuat orang lain sakit hati karena ucapan sendiri. Jangan melakukan hal kepada orang lain yang kamu sendiri tidak mau mengalaminya ya!Menyapa duluan saat berpapasanIni sebenarnya hal sepele. Tetapi bagi orang lain mendapat sapaan hangat ketika berpapasan sudah merupakan suatu kebahagiaan sendiri. Artinya kamu menghargai kehadiran orang lain, tentunya temanmu merasakan sikap respek yang kamu lakukan.
KEKAYAANBATIN .(mengenal 7 anugrah rahasia di dalam diri Anda untuk di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Beli KEKAYAAN BATIN .(mengenal 7 anugrah rahasia di dalam diri Anda untuk di RHAKAALVIANO Blok M Square ,lantai Basement Blok B no 061jak. Promo khusus pengguna baru di aplikasi Tokopedia!

Apabila kita hendak mengenalDIRI Maka hendaklah terlebihdahulu kita Mengenal akan Rahasia NUR MUHAMMAD,Karena Rahasia NUR MUHAMMAD itulah yang dapat Mengenalkan kita kepada Sebenar-benarnya YANG BERNAMADIRI ITU TERBAGI KEPADA DUA BAGIAN Pertama diri yang ZahirKedua diri yang kita yang ZAHIR itu,adalah bayang-bayang DIRI kita yang BATIN, yang juga berhuruf dan berkalimah sesudah kita ketahui DIRI yang ZAHIR itu, lalu kita ketahui pula diri kita yang diri batin kita ?Sebab DIRI yang BATIN itulahyang dapat mengenal Tuhannya,,,,seperti kata ahli sufi "BARANG SIAPA MENGENALDIRINYA, MAKA TERKENALLAH IAAKAN TUHANNYA".Sebelum kita Mengenal Diri kita yang Batin, hendaknya lebih dahulu kita Matikan diri mati maknawi fanakandiri kita yang Zahir,Seperti sabda Rasullulah "MATIKAN DIRIMU SEBELUMKAMU MATI".Setelah Mati maknawi fana diri kita yang Zahir itu, barulah NyataDiri kita Yang Batin Yangdisebut Sebenar-benarnya Diri. Jika Diri kita Yang Zahir itu sudah Fana, berarti Diri kita yang Zahir sudah lebur lenyap kepada Diri Kita Yang Zahir Itu Sesuai Dengan Maksud Kata-Kata "DARI PADA TIADA MENJADI ADA, DAN DARI PADA ADAMENJADI TIADA".Maksudnya Diri yang Zahir inisudah Tiada fana, tetapiyang ada hanya Diri Yang Batin Yang bernama Muhammad, Seperti yang disebut dalam hadits qudsi "KUJADIKAN ENGKAUYA MUHAMMAD KARENAAKU, DAN KUJADIKAN SESUATU ITU KARENA ENGKAU".Jelas lah, yang bernamaMuhammad itulah sebenarnyaDiri kita yang Batin, karena Muhammad itulah yang ada mempunyai Tubuh, Hati, Nyawa, dan Rahasia.AKUADAPUN TUBUH MUHAMMADITULAH YANG BERNAMAALAM INSAN, YAKNI HATI MUHAMMADITULAH YANG BERNAMAALAM IJSIN, YAKNI THARIKAT,ADAPUN NYAWAMUHAMMAD ITULAH YANGBERNAMA ALAM MISAL YAKNI SIR MUHAMMADITULAH YANG BERNAMAALAM RUH, YAKNIMA' demikian itu, Muhammad itu pula lah yang akan mengenal Tuhannya,,, Muhammad dapat mengenal Tuhannya setelah fanaTubuhnya, Hatinya, Nyawanya, Rahasianya, Dzatnya, Sifatnya, Asmanya, dan Afalnya,,Firman Allah "KATAKAN OLEHMUMUHAMMAD BAHWASANNYA ALLAH TA'ALA ITU ESA ;ESA PADA DZATNYA, ESAPADA SIFATNYA, ESA PADAASMANYA DAN ESA PADAAF'ALNYA".Setelah kita Mengenal Diri Yang Batin, Maka kita Fanakan pula Diri Batin itu, Sejajar dengan Firman Allah "SERAHKAN DIRIMU HAIMUHAMMAD PADA TUHANMU YANG HIDUP DAN TIADA MATI,,,Mengenai MuhammadMenyerahkan dan Meng esakan Diri kepada Allah adalah seperti yang diuraikan di bawah ini contohnya,apabila Muhammad memfanakanbatinya maka Baqa ia dalam Dzat AllahADAPUN BATIN MUHAMMADITU ADALAH DZAT KEPADAALLAH, DAN RAHASIA SirKEPADA AWAL MUHAMMAD ITU ADALAH SIFAT KEPADAALLAH, DAN NYAWAKEPADA AKHIR MUHAMMADADALAH ASMA KEPADA ALLAH, DAN HATI ZAHIR MUHAMMADADALAH AF'AL KEPADAALLAH, DAN TUBUH KEPADA yang disebut Hambaitu Tiada lain dari Muhammadjua dan jangan sekali-kali disangka Hamba itu adalah kita jasad, karena kita ini pada ilmunya sudah tidak ada lagi fana.Rahasia, Nyawa, Hati, danTubuh Muhammad itu pun sudah Fana kepada Dzatnya, Sifatnya, Asmanya dan Afalnya Allah,Oleh sebab itu, Tubuh kita yang Zahir dan Batin Fana kepada Allah jua adanya,Yaitu Fana fillah dan Baqa billah maka Segala Perbuatan AF'ALadalah Perbuatan Allah, sihamba sama sekali tidak memiliki perbuatan. LAHAULA WALA KUATASegala ASMA padahakikatnya adalah Asma Nabi kita MuhammadSAW dari pada Nur DZATAllah Ta'ala sekelian mahluk dan segala sesuatu dijadikandari padanya. Segala SIFAT pada hakikatnya adalah Sifat Tuhan yang ada pada hamba yg berwujudAKUItulah mereka yang sebenar- benarnya marifat kepada Allah,,,Tetapi segala perbuatan jahat itu akuilah itu perbuatan dirimu yg telah di kuasai oleh nafsu,, Sumber Dari FB HAKEKAT DIRI MENGENAL NUR MUHAMMAD

. 77 480 431 169 61 478 242 285

mengenal 7 titik rahasia diri