Kwan Im (Hanzi: 觀音; Pinyin: Guān Yīn) adalah nama lain dari Bodhisattva Avalokiteśvara yang merupakan Bodhisattva Welas Asih (Hanzi: 大慈大悲;Pinyin: Da Ci Da Bei) sebagaimana diakui oleh Buddhisme mazhab Mahāyāna. Kwan Im adalah lafal bahasa Hokkian yang dipergunakan mayoritas komunitas Tionghoa di Indonesia. Dewi Kwan Im. Dewi Kwan Im pertama diperkenalkan ke Cina pada abad pertama SM, bersamaan dengan masuknya agama Buddha. Pada abad ke-7, Kwan Im mulai dikenal di Korea dan Jepang karena pengaruh Dinasti Tang. Pada masa yang sama, Tibet juga mulai mengenalNya dan menyebutnya dengan nama Chenrezig. Vihara Kuan Am Tu dengan patung Dewi Kwan Im (dokumentasi pribadi) Di areal vihara dapat dijumpai data dan foto dokumentasi bagaimana sejarah vihara ini didirikan sebagai peringatan bagi pengungsi Vietnam. Vihara yang diresmikan Menteri Agama di tgl. 10 Desember 1979 ini memang menyimpan banyak kisah pilu pengungsi Vietnam di Pulau Galang yang Itu namanya Dewi Kwan Im, dewi yang menggambarkan belas kasih. Dalam ajaran Budha, kami percaya bahwa Dewi Kwan Im memberikan banyak pengorbanan. "Kita tancapkan di sini, kita panjatkan doa kepada Tuhan pemilik langit dan bumi. Baru selepasnya kita boleh masuk ke dalam untuk melanjutkan ibadah." Namun selain itu, pengunjung juga bisa mengikuti ritual Ciamsi di Kelenteng Dewi Kwan Im untuk menerawang jodoh hingga rezeki. Terutama saat tahun baru Imlek, ritual ini sangat diminati para peziarah yang mampir ke Wisata Budaya Gunung Kawi. "Minta petunjuk untuk rejeki, usaha atau karir, jodoh atau rumah tangga, kedudukan atau derajat, dan
This research discusses of rituals for Dewi Kwan Im celebration that is the day Dewi Kwan Im leaving the world. Dewi Kwan Im is the Goddess who was highly respected by Khonghucu people's because
. 136 359 159 419 452 497 116 433

doa kepada dewi kwan im